Sharing Magang Industri dan Budaya Kerja

Keberhasilan pendidikan kejuruan diukur berdasarkan seberapa banyak lulusan dapat bekerja di dunia usaha dan dunia industri maupun berwirausaha mandiri. Seiring perkembangan teknologi membuat adanya kesenjangan antara lulusan SMK dengan kebutuhan dunia industri. Oleh karena itu, SMK wajib mengirimkan guru maupun siswa untuk magang di dunia industri. Magang guru dapat meningkatkan relevansi kompetensi keahlian guru produktif dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di dunia usaha dan dunia industri. SMK Krian 1 mengirimkan empat guru produktif yaitu I Gede Made Sudiwinarta, ST (Guru Produktif TITL), Muhammad Zainul Arifin, ST (Guru Produktif TITL), Rahmat Nuryanto,ST (Guru Produktif TPm) dan Afif Nasrulloh, S.Pd (Guru Produktif TPm)untuk magang kerja industri di PT Bambang Djaja Mojokerto. Selama sepuluh hari, guru produktif mendapatkan pengetahuan baru tentang budaya kerja dan budaya industri.

Selesai melaksanakan magang, para guru membagikan pengalaman mereka selama magang kepada Bapak/ Ibu Guru lainnya. Bertempat di Ruang C 1.1 dilaksanakan sharing magang industri dan budaya kerja (sabtu,26/03/2022). Tujuannya agar bapak ibu guru lainnya bisa mengetahui budaya kerja dan budaya industri. Point utama yang disampaikan adalah tentang budaya K3, kedisiplinan dan etos kerja di PT Bambang Djaya

Translate »
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU