[:id]Pembinaan PPLH, Kepedulian SMK Krian 1 Terhadap Lingkungan Hidup[:]

[:id]

Langkah SMK Krian 1 menuju sekolah Adiwiyata semakin mantap. Kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup yang ada di sekitar semakin terpatri di dalam setiap warga SMK Krian 1. Budaya hidup ramah lingkungan yang diusahakan oleh SMK Krian 1 merupakan salah satu pendidikan karakter yang ditanamkan kepada setiap peserta didik, dengan harapan mereka sebagai generasi penerus bisa menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar, demi siapa ?, demi keberlangsungan kehidupan di muka bumi ini. Kenyamanan, kebersihan, keindahan dan yang tak kalah penting kesehatan merupakan gambaran lingkungan yang selalu disusahakan di SMK Krian 1, hal tersebut merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah. Dengan dibangunnya pondasi budaya peduli lingkungan, peserta didik mampu membawa budaya tersebut di lingkungan sekitarnya kelak baik di dunia pekerjaan mereka maupun di masyarakat.

Budaya ramah lingkungan hidup bukanlah hal yang instan, harus diusahan dan diperjuangkan, memerlukan pengetahuan yang memadai untuk berjuang menjaga lingkungan. Untuk itu SMK Krian 1 bekerjasama dengan lembaga Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PPLH) untuk membina peserta didik yang telah dipilih dalam wadah kader lingkungan hidup SMK Krian 1. Senin, 30 Oktober 2017 SMK Krian 1 memberangkatkan kader lingkungannya ke PPLH Seloliman yang berada di daerah Trawas Kabupaten Mojokerto. Keberangkatan di awali dengan briefing persiapan di lapangan tenis SMK Krian 1. Didampingi empat guru pembina, mereka berangkat pukul 07.00 WIB dari sekolah.

Sesampainya di lokasi, peserta pembinaan berkumpul di aula unik yang dimiliki PPLH Seloliman, semangat menggebu terpancar dari keceriaan setiap peserta, ditambah lagi suasana hijau nan asri khas pegunungan Trawas semakin membuat peserta pembinaan tidak sabar membekali diri tentang pengetahuan tentang usaha pelestarian lingkungan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Pak Heri Kristanto, S.Pd selaku Waka Kesiswaan sekaligus ketua Partisipatif  dalam Tim Adiwiyata Sekolah (TAS) SMK Krian 1. Beliau berpesan kepada peserta pembinaan : “Kegiatan ini merupakan usaha kita bersama, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman dan sehat. Hal tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama, termasuk kalian (kader lingkungan SMK Krian 1) yang akan menjadi pejuang Adiwiyata SMK Krian 1 …”. Pesan tersebut jelas menekankan agar setiap warga sekolah khususnya peserta didik untuk sadar dan ikut aktif menjaga lingkungan SMK Krian 1.

Empat orang pembina senior dari PPLH Seloliman mendampingi kegiatan pembinaan tersebut, mereka diantaranya Kak Iswandi, Kak Alim, Kak Yudha dan Kak Selamet. Acara interaktif pembekalan sampai dengan observasi pengetahuan dan teknologi ramah lingkungan disajikan sangat menarik, mampu membangkitkan gambaran sekolah ideal Adiwiyata yang dapat diperjuangkan oleh warga sekolah. Peserta pembinaan diajak mengobservasi teknologi ramah lingkungan mulai dari penanaman tanaman-tanaman berkhasiat melalui kebun TOGA, biopori, takakura, resapan, kolam ikan terpadu, pembuatan mol, pembangkit listrik tanaga turbin yang digerakkan oleh aliran sungai.

Pembinaan di PPLH Seloliman merupakan bentuk perjuangan awal bagi kader lingkungan SMK Krian 1, perjuangan sesungguhnya adalah menularkan kebiasaan ramah lingkungan kepada teman-teman yang lain, disamping itu teknologi-teknologi ramah lingkungan juga menjadi PR bagi mereka sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bumi ini. Selamat berjuang, kalau bukan kita siapa lagi. Salam Bumi, Pasti Lestari.

Galeri Pembinaan Kader Lingkungan di PPLH Seloliman

[:]

Translate »
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU