SE 2020 : X TPm 4 dan X TPm 9 ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan PT. Sinar Sosro

Rabu, 15 Januari 2020 –  SMK Krian 1 mengadakan kunjungan industri ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan PT. Sinar Sosro.

Pabrik PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang dikunjungi merupakan pabrik yang memproduksi mie instan dengan merek Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, Pop Mie, Pop Bihun, Anak Mas, dan Mie Telur Cap 3 Ayam. Acara dimulai dengan presentasi tentang profil perusahaan, pengenalan produk dan proses pembuatan mie PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Tidak hanya itu, ada juga food testing produk mie yang disediakan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Selanjutnya, para peserta diajak berkeliling pabrik untuk melihat proses produksi mie yang terdiri dari proses Pengayakan, Mixing, Pressing, Slitting, Steaming, Cutting, Frying, Cooling, Wraping dan Packing. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama di depan gedung PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Kunjungan Kedua dilaksanakan di PT. Sinar Sosro. Pada pukul 14.00 rombongan disambut hangat oleh Tim Marketing Communication PT. SINAR SOSRO. Setelah itu, rombongan disajikan minuman khas dari Sosro, yaitu Teh Botol Sosro. Selanjutnya acara utama dimulai dengan penjelasan singkat mengenai teh dalam kemasan botol yang pertama kali muncul tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Dunia, oleh Tim Marketing Communication PT. SINAR SOSRO.

Sejarah panjang Teh Botol Sosro dimulai tahun 1940an oleh Bapak Sosrodjojo membuka bisnis keluarga yang menjual daun teh dalam kemasan “The Wangi Melati”. Pada tahun 1953 keluarga Sosro yang diteruskan oleh generasi selanjutnya 4 bersaudara: Soemarsono Sosrodjojo, Soegiharto Sosrodjojo, Soetjipto Sosrodjojo, dan Surjanto Sosrodjojo mencoba mengembangkan sayap bisnisnya ke Jakarta, dengan menjual teh siap saji di Pasar Senen. Karena kesulitan membawa tangki teh untuk dibawa, keluarga Sosro mulai mencetuskan ide untuk menjual teh dalam kemasan botol beling.

Mahasiswa juga dijelaskan mengenai evolusi kemasan botol beling generasi pertama pada tahun 1969, generasi ke-2 pada tahun 1972, hingga generasi ke-3 pada tahun 1974 yang kemasan botol beling masih sering kita lihat sampai sekarang. Mereka juga menjelaskan mengenai strategi marketing yang diambil oleh PT SINAR SOSRO dalam menghadapi kerasnya kompetisi minuman dalam kemasan di Indonesia.

Setelah mendengar pemaparan singkat mengenai sejarah perkembangan Sosro, rombongan diajak berkeliling untuk melihat secara langsung proses produksi Teh Botol Sosro dan produk Sosro lainnya. Peserta Kunjungan melihat sendiri bagaimana minuman teh tersebut diseduh, bagaimana kemasan teh di buat atau dibersihkan, dan bagaimana pengelolaan limbah pabrik agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Setelah sekitar 1 jam mahasiswa diajak mengelilingi lokasi pabrik, acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Peserta Kunjungan terlihat antusias dan banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan seputar cara perusahaan menjaga kualitas teh botol sosro yang dikenal minuman tanpa bahan pengawet, hingga strategi marketing Sosro untuk tetap exist di bisnis minuman dalam kemasan.

Total Page Visits: 238 - Today Page Visits: 1
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU