Workshop Teaching Factory SMK Krian 1 : “Langsung dari Ahlinya”

Persiapan pelaksanaan Teaching Factory (Tefa) SMK Krian 1 semakin mantab. Selasa, 18 Juni 2019 telah diagendakan pembekalan Tefa kepada seluruh guru SMK Krian 1, kegiatan ini merupakan keseriusan SMK Krian 1 menindak lanjuti tawaran pemerintah untuk membuka Tefa di SMK Krian 1 sebagai bentuk tanggung jawab pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara pengetahuan yang diberikan sekolah dan kebutuhan industri.

Sebagai nara sumber adalah dua orang yang sangat mengerti pelaksanaan Tefa, yaitu Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT CEO/Direkur Utama Amigroup, Ketua Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) dan puluhan jabatan profesional yang pernah disandang beliau. Beliau telah mendampingi pelaksanaan Tefa di bidang IT di puluhan sekolah di Indonesia. Nara sumber kedua adalah Dra. Pudji Suminiwati, M.M pengawas SMK Krian 1 dari dinas pendidikan Jawa Timur. “Pembekalan Tefa kepada seluruh warga sekolah harus jelas dan tepat, untuk nara sumber yang diundang harus langsung dari ahlinya”, ungkap Dhini Mekarsari, S.Pd, M.MPd kepala SMK Krian 1 dalam membuka kegiatan workshop Tefa SMK Krian 1.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan memberikan gambaran pelaksanaan sampai dengan pembuatan modul Tefa yang baik dan benar. Dalam paparan yang disampaikan Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT sangat jelas menyampaikan : segenap guru pengajar di SMK seyogyanya kembali ke fitrah tujuan pembelajaran sekolah kejuruan. “Lulusan SMK adalah orang-orang yang sudah siap bekerja secara karakter, pengetahuan dan ketrampilan yang nantinya bisa digunakan untuk bekerja di industri, berwirausaha atau melanjutkan pendidikan lebih lanjut”, kata Ir. Okky kembali mengingatkan bapak ibu guru peserta workshop. “Untuk itu sinkronisasi kebutuhan SDM DU/DI harus dipenuhi oleh SMK, melalui Tefa inilah jalan terdekat untuk mencapai tujuan tersebut”, lanjut Ir. Okky dalam paparan awal.

Masih pada nuansa yang sama, Dra. Pudji menyampaikan secara detail penyusunan program pembelajaran Tefa sampai dengan teknis pembuatan modulnya. “Kembali kepada pembelajaran, ya kembali kepada kurikulum, kurikulum ya kembali kepada perangkat mengajar yang bapak ibu buat”, papar Dra. Pudji dalam menjelaskan struk tur pembelajaran yang harus diadaptasikan untuk Tefa.

Dunia Usaha Dunia Industri (DU/DI) rekanan Tefa SMK Krian 1 yang dipimpin oleh Ir. Okky juga menyediakan kesempatan magang guru, yang nantinya sebagai bentuk sinkronisasi pembelajaran apa yang harus diberikan kepada peserta didik supaya sesuai dengan kebutuhan DU/DI. 

Galeri Workshop Teaching Factory SMK Krian 1

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU