SMK Krian 1 Membina Karakter Peserta Didik dengan Festival Banjari Se-Jatim

Paradigma pelajar SMK yang berkembang di dalam pikiran sebagian besar masyarakat adalah kurang baik, hal tersebut dikarenakan pola pendidikan tipe lama yang terjadi di lapangan pada masa 5 sampai dengan 15 tahun yang lalu gaya belajar serta pola asuh SMK dirasa kurang. Apalagi dalam hal pendidikan karakter. Contohnya, pelajar SMK dalam hal kerapian, kedisiplinan kurang, sering dijumpai mereka pergi ke sekolah hanya dengan membawa satu buku saja dan perlengkapan belajar seadanya. Dalam hal sopan santun dan budi pekerti juga tidak kalah negatifnya, pelajar SMK sering diidentikan dengan tawuran antar pelajar.

Untuk itu, selama dua tahun ini SMK Krian 1 mencoba mematahkan paradigm tersebut dengan menitik beratkan pendidikan dan pola asuh pada karakter unggul. Berbagai program kerja pembentukan karakter unggul yang terintegrasi dengan kurikulum telah dicanangkan. Salah satunya adalah program Festival Banjari (Fesban). Tidak tangggung-tanggung, SMK Krian 1 mengadakan kegiatan keagamaan tersebut dalam wilayah Jawa Timur. Peserta yang hadir mulai dari Sidoarjo, Pasuruan, Blitar, Malang, Tuban, Madura dan berbagai wilayah di Jawa Timur Lainnya. Kegiatan yang diikuti oleh 80 lebih peserta tersebut dihelat selama 2 hari, yaitu Sabtu dan Minggu, 12-13 Januari 2019.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membina karakter peserta didik SMK Krian 1 untuk semakin beriman, berakhlak dan memberi wadah peserta didik dalam kegiatan yang positif dan tentunya karena bagaimanapun peserta didik SMK adalah generasi penerus bangsa yang akan meneruskan pembangunan bangsa Indonesia. “Al-Banjari ini adalah salah satu bentuk kepedulian SMK Krian 1 terhadap pendidikan karakter, itu yang utama.” Ujar Bu Dhini Mekarsari, S.Pd, M.MPd kepala SMK Krian 1 saat diwewancara oleh beberapa awak media yang saat kegiatan hadir di kegiatan Festival Banjari tersebut.

Keseriusan SMK Krian 1 dalam membentuk karakter unggul peserta didik merupakan upaya membangun generasi bangsa khususnya memperbaiki paradigma masyarakat yang selama ini memandang negatif terhadap peserta didik SMK. “Selama ini kan di masyarakat umumnya anak SMK itu negatif dan sebagainya, itu kami patahkan” ungkap Bu Dhini melanjutkan wewancaranya. Hal tersebut diungkapkan untuk mengajak masyarakat lebih mempercayakan putra putrinya menempuh pendidikan di tingkat SMK karena pendidikan SMK yang saat ini dirasa mampu menjawab tantangan perkembangan dunia, khususnya SMK Krian 1 yang telah nyata melaksanakan upaya pembinaan karakter unggul untuk peserta didiknya.

“di SMK Krian 1 kegiatan keagamaan melebihi bahkan imbang dengan prestasi akademik”, ungkap Bu Dhini menerangkan secara umum kegiatan pembinaan karakter melalui kegiatan keagamaan di SMK Krian 1, yang salah satunya adalah kegiatan Fesban tersebut.

Kegiatan pembinaan karakter tersebut tidak hanya suatu program yang sekedar dijalankan saja, namun telah menjadi komoditas SMK Krian 1 untuk mendulang berbagai prestasi non akademik. “anak-anak kami banjari ini sudah mencetak prestasi hingga tingkat Jawa Bali …” lanjut Bu Dhini saat wewancara di depan sebagian tropi juara yang telah diraih oleh SMK Krian 1.

Semoga semakin banyak lembaga pendidikan yang se-asas dengan SMK Krian 1 untuk menekankan pendidikan karakter kepada generasi penerus bangsa, untuk Indonesia yang semakin baik.

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU